Inside Atmaji's Mind
BerandaAbout

© 2026 Inside Atmaji's Mind. Hak cipta dilindungi.

Cerita orang biasa yang lagi nyari jalan

Gw nggak janji semua tulisan di sini bakal keren atau super bermanfaat. Tapi gw janji satu hal: semuanya bakal jujur, apa adanya, dari pengalaman yang beneran gw lewatin sendiri

SemuaWritingJournal
Writing

Balik Lagi, Kali Ini Lebih Niat

Sekarang, di awal usia 30-an, gw balik lagi. Bukan karena tiba-tiba punya waktu luang berlebih, tapi karena makin sering ngobrol — sama temen, sama saudara, sama pasangan gw sendiri — dan makin sering juga gw mikir: "kalau ini gw tulis, mungkin ada yang butuh dengerin

13 Agu 2026 · 3 menit baca

Tentang

Kalau ketemu gue di suatu acara terus lo tanya "kerjaannya apa?", jawaban gue paling singkat: gue bankir IT — atau lebih tepatnya, gue kerja di product development digital bank. Tapi kalau mau gambaran yang lebih gampang dibayangin, anggap aja gue arsitek. Gue yang mikirin desain aplikasinya mau kayak gimana, lalu gue kasih ke "kontraktor" (tim development) buat dibangun. Bedanya, gue nggak cuma mikirin bentuk bangunannya doang — gue juga yang mutusin apakah bangunan ini layak dibangun atau nggak, apakah dia bakal menghasilkan benefit buat perusahaan atau cuma buang-buang duit dan waktu. Itu kerjaan gue. Tapi blog ini bukan soal itu doang. Titik balik yang mengubah cara gue melihat dunia Ada masa di hidup gue di mana gue pikir dunia ini berjalan seindah dan sesimpel yang gue pelajari di sekolah dan gue tonton di TV. Itu berubah total waktu gue kuliah S2 — MBA, tepatnya. Di sana gue belajar business economics dan mulai lihat dunia dari sudut pandang makro sekaligus mikro. Gue belajar human behaviour, dan sadar betapa teknik marketing itu didesain buat "nyasar" perilaku orang secara halus. Gue belajar business ethics dan business legal, dan ngerti bahwa hukum itu beda banget antara teori di atas kertas sama implementasi di lapangan. Yang bikin semuanya nempel bukan cuma teorinya, tapi cara belajarnya — studi kasus. Jadi bukan lagi ngomongin konsep abstrak, tapi ngomongin apa yang beneran udah kejadian di dunia nyata. Makin banyak yang gue tahu, makin gue sadar dunia jauh lebih rumit — dan jauh lebih menarik — dari yang gue kira. Pola pikir gue berubah total dari titik itu. Nah, dari situ juga lahir alasan gue nulis blog ini: kalau ada pengalaman hidup gue yang mungkin relate sama orang lain, gue berharap mereka bisa ambil pelajarannya — dan syukur-syukur bisa melakukan lebih baik dari yang udah gue lakuin. Soal galak, tegas, dan "transaksional" Ada satu hal yang sering orang salah baca soal gue: katanya gue galak, katanya gue transaksional. Ada benernya sedikit, tapi nggak persis begitu. Gue cuma berusaha fair sama orang. Contoh gampangnya: kalau ada yang minta tolong ke gue, tapi orang itu nggak punya basic ilmunya sama sekali, atau dia cuma nyuruh doang tanpa niat beneran mau kerja bareng — buat apa gue lanjutin hubungan itu? Bukan karena gue pamrih, tapi minimal dari sebuah hubungan atau kerja sama, gue pengen dapet sesuatu — sekecil apa pun itu, ilmu baru aja udah berharga buat gue. Kalau itu nggak ada, ya berarti kita emang nggak cocok kerja bareng, titik. Buat gue, itu bukan transaksional. Itu fair. Dan soal galak — gue cuma tegas, dan cara ngomong serta mikir gue emang naluriahnya lugas, apa adanya. Rumah, anak, dan hal-hal yang bikin gue "niteni" Di luar kerjaan, gue lagi di fase yang paling bikin gue semangat: jadi bapak buat anak cewek gue. Belakangan ini, ngeliat gimana dinamika dunia berjalan, jujur ada rasa khawatir soal masa depan yang bakal dia hadapi nanti. Makanya gue lagi bener-bener "niteni" — fokus penuh sama tumbuh kembangnya dan sama peran gue sebagai kepala rumah tangga. Di luar kerjaan dan keluarga, ada beberapa hal yang bikin gue tetap "hidup". Gue suka banget roadtrip — dari kecil udah kepengen bisa jalan-jalan naik mobil ke mana pun gue suka, dan itu juga yang bikin gue jadi ngikutin dunia otomotif. Hobi gue dari dulu nggak pernah berubah: gaming. Gue juga suka olahraga individual kayak renang dan sepak bola, dan belakangan lagi rajin coba cabang baru — tenis, dan yang paling baru, padel. Tapi kalau ditanya apa yang sebenernya bikin gue senang menjalani hidup, jawabannya bukan soal olahraga atau hobi doang. Ini soal bikin milestone-milestone kecil — mau beli mobil, mau liburan, mau beli rumah, mau ajarin anak gue renang — dan ngerasa ke-push buat achieve itu semua bareng istri. Itu yang bikin hidup gue kerasa punya arah. Apa yang bakal lo temuin di blog ini Blog ini adalah ruang gue buat mikir keras soal karier, bisnis, jadi bapak dan kepala rumah tangga, sampai pandangan gue soal dinamika sosial-politik dan apa pun yang lagi terjadi di dunia. Nggak semuanya bakal rapi dan positif — kadang ini bakal jadi tempat gue mikir keras, ragu, bahkan berubah pikiran di depan lo. Tapi itu justru intinya: gue nulis biar prosesnya kelihatan, bukan cuma hasil akhirnya. Kalau lo nemu sesuatu di sini yang relate — atau bahkan bikin lo mikir ulang soal sesuatu — tujuan gue udah tercapai.

Baca selengkapnya →

Jelajahi berdasarkan topik

WritingJournal